Skip to main content

Posts

Happy New Year

Hai! Halo! Judulnya agak ga sesuai sih ya, ini udah Februari dan baru ngucapin "happy new year"? haha tapi gapapalah ya. I hope this year will be great for us. May this year full of happiness.  Harapanku di tahun ini semoga kita semua diberikan kebahagiaan dan kelancaran dalam segala hal! Aamiin.. Ah ya, the end of 2020 and the beginning of 2021 were full of sadness. I was crying day by day because I was very tired doing my tasks. Although I was crying day by day but Alhamdulillah now all of them is done. Tinggal maju ke langkah selanjutnya, semoga gaada nangis-nangis lagi, cape banget nangis tuh, stress. Anyway, ga kerasa udah hampir setahun lockdown. I hope everything will get better soon! Selama lockdown aku jadi makin-makin sama yang namanya korea. Sebenernya sebelum-sebelumnya aku memang udah ngikutin korea, cuma engga yang banget-banget ke kpopnya. Dan sekarang aku jadi tergila-gila makin-makin menggila, terutama sama Lucas, NCT, WayV.  Mulai Juni awal waktu comeback Wa...
Recent posts

Welcoming Back Post

Wah, udah lama banget banget banget ya aku ga pernah post atau nulis-nulis ga jelas gitu di blog huhu. Terakhir 2016 waktu SMA deh itupun udah jaraaaaang banget.  Sekarang aku udah kuliah semester 6, setahun lagi insyaallah lulus. Aamiin! Sebenernya sekarang aku agak nyesel ga pernah nulis di blog selama 4 tahun terakhir. Aku tipe orang yang lebih suka mengeluarkan emosi lewat tulisan daripada lewat perkataan secara langsung.  Walaupun blog-ku ga ada yang ngunjungin, aku seneng aja nulis di blog karena kalo lagi bosen biasanya aku bakal baca-baca ulang tulisan-tulisan lamaku di blog. And it's really refreshing my mind. Kaya kembali ke masa pas aku nulis tulisan itu, emosinya aku bisa rasain lagi. Nah itulah sebabnya aku agak nyesel kenapa aku selama 4 tahun terakhir ga nulis apa-apa.  Dari dulu pertama kali aku bikin blog, aku nulis bener-bener kaya sering banget gitu loh waktu SMP, apapun aku ceritain lewat tulisan (sekarang tulisannya udah aku draft kalo menurutku agak ...

Aku dan Kamu, Dua Orang yang Berbeda

Apakah aku pernah ada di pikiranmu? Apakah aku pernah terlintas di benakmu? Apakah aku pernah membuat hatimu tersentuh? Jawabannya adalah tidak. Tidak sama sekali. Akankah kamu memikirkanku? Akankah kamu memerhatikanku? Akankah kamu menyediakan hati untukku? Akankah kamu menganggapku ada? Akankah kamu mengajakku berbicara? Akankah kamu mengajakku bercanda? Akankah kamu? Jawabannya adalah semoga. Semoga iya. Tahukah kamu bahwa aku selalu memerhatikanmu? Tahukah kamu bahwa aku selalu berusaha berada di dekatmu? Tahukah kamu bahwa aku selalu menunggumu tersenyum? Tahukah kamu bahwa aku selalu berdoa untukmu? Tahukah kamu bahwa aku selalu tertawa jika kamu tertawa? Semoga kamu tahu dan kamu sadar. Aku tahu aku memang salah, mengagumi yang tidak pasti, yang tidak akan, dan tidak mungkin. Berani mengagumi diam-diam, harus berani sakit hati diam-diam. 15 sept 2015 10:58

Kembali

Pernah kubukakan hati untukmu Pernah kusediakan tempat dalam otakku Tak tanggung-tanggung Aku mempersilahkanmu masuk ke dalam hatiku Aku menyuruhmu berkeliaran dalam pikiranku Kamu sempat berhenti melakukan semua itu Aku yang memerintahkan hati dan pikiranku untuk berhenti Dan itu berhasil Aku tak lagi mempunyai rasa padamu Aku tak lagi memikirkanmu Aku tak lagi perhatian padamu Namun sekarang.. Kamu muncul lagi Kembali berkeliaran di pikiranku Bahkan di mimpiku pun kamu ada Hatiku kembali termasuki olehmu Ternganga lagi Dan.. Aku tak tahu lagi kapan akan berhenti Mungkin sulit Karena sekarang dirimu selalu bersamaku Ditambah kamu yang semakin jauh dengannya Maafkan aku Aku tidak pantas memiliki rasa padamu Secara aku bukan siapa-siapa Tidak terkenal Tidak cantik Tidak melimpah harta Tidak menarik Dan masih banyak lagi Tapi.. Satu yang aku miliki Yaitu ketulusanku.. 26 Agustus 2016 22:33 by Sahel

Apa Kabar?

Halo! Rasanya udah lama ya aku gak posting. Oke maaf, karena kemarin-kemarin sibuk ada urusan dan aslinya sih ada sedikit waktu buat nulis tapi gak ada niat, ya jadi males deh hehe. Aku bingung mau bahas apa di post ku kali ini. Hmmm.. apa ya? Oke aku bahas tentang apa-apa aja yang sering aku lakuin akhir-akhir ini aja deh. Akhir-akhir ini aku lagi demam drama korea nih. Iya, drama korea yang lagi booming itu loh, 'descendants of the sun'. Jadi ceritanya tentang kisahnya seorang tentara sama seorang dokter gitu. Kalo penasaran bisa nonton sendiri, cari aja di google, pasti banyak videonya. Sebenarnya aku gak terlalu demam korea gitu, tapi eh ini lagi booming banget. Awalnya pas lihat trailernya aku gak yakin apa dramanya bagus atau gak. Aku kira gak bakal bagus. Eh taunya pas aku lagi lihat instagram kaya ngepost tentang drakor-drakor gitu eh ada si 'dots' ini, dan aku play videonya, ternyata... bagus banget. Jadi aku mulai mengikuti nonton drakor satu ini. Gak mengec...

Berapa lama lagi?

Aku lelah. Jujur, lelah sekali. Semua yang aku miliki habis. Tenagaku, waktuku, pikiranku, dan uangku. Semua habis. Aku mulai bosan, rutinitasku bisa kubilang terlalu ketat dan melelahkan. Aku tidak tahu apakah hanya aku yang merasakan atau yang lain juga. Mungkin hanya aku. Entahlah. Terkadang keinginanku tidak sejalan dengan yang lain. Apalagi keinginanku memang aneh, dan tidak sinkron dengan yang lain. Setiap aku mengeluarkan pendapat, kadang tidak dihiraukan, ya mungkin memang tidak sejalan. Mungkin pikiranku terlalu dangkal dan 'terkesan' tidak memikirkan masa depan. Ya entahlah. Senyumku memang selalu merekah, tapi itu adalah salah satu trik untuk menutupi kekecewaan hatiku. Aku merasa 'sedikit' tidak dihiraukan oleh beberapa orang. Iya memang benar aku sedikit lemot (baru-baru ini). Tapi tolong mengertilah, bantu aku memahami, jangan malah membentakku atau berkata keras padaku. Aku benci cara seperti itu. Aku memang terlihat tegar dan periang, tapi apa kamu ta...

Diam

Diam. Itulah yang aku lakukan saat ini. Diam, aku hanya bisa melakukan itu.  Mengagumi dalam diam. Menyayangi dalam diam. Sakit hati pun tetap dalam diam. Mengapa aku melakukan semua dalam diam? Karena aku tau, siapa aku di sini, siapa peranku di sini, seberapa pentingnya aku di sini. Jadi aku lebih memilih diam. Cinta diam-diam memang identik dengan cinta sendirian. Hanya aku yang merasakan, hanya aku yang bertahan, hanya aku yang mendoakan. Dia tak akan pernah tau hal-hal semacam ini. Ditambah lagi statusnya yang memang sudah ada yang punya. Aku memang terlalu bodoh mengaguminya. Mengharap yang tidak pasti, yang tidak akan pernah terwujud, yang malah menyakitkan diriku sendiri. Tapi apalah daya, rasa tetaplah rasa yang merupakan anugerah yang harus dijaga. Bersyukur diberi rasa seperti ini. Semakin mendekatkan diri kepada Sang Pemilik, semakin sering berdoa. Aku tau aku hanya bisa memilikimu dalam imajinasiku saja. Aku hanya bisa memelukmu dalam doaku. Semoga doa-doa itu s...