Skip to main content

Diam

Diam. Itulah yang aku lakukan saat ini. Diam, aku hanya bisa melakukan itu.  Mengagumi dalam diam. Menyayangi dalam diam. Sakit hati pun tetap dalam diam. Mengapa aku melakukan semua dalam diam? Karena aku tau, siapa aku di sini, siapa peranku di sini, seberapa pentingnya aku di sini. Jadi aku lebih memilih diam.
Cinta diam-diam memang identik dengan cinta sendirian. Hanya aku yang merasakan, hanya aku yang bertahan, hanya aku yang mendoakan. Dia tak akan pernah tau hal-hal semacam ini. Ditambah lagi statusnya yang memang sudah ada yang punya. Aku memang terlalu bodoh mengaguminya. Mengharap yang tidak pasti, yang tidak akan pernah terwujud, yang malah menyakitkan diriku sendiri. Tapi apalah daya, rasa tetaplah rasa yang merupakan anugerah yang harus dijaga. Bersyukur diberi rasa seperti ini. Semakin mendekatkan diri kepada Sang Pemilik, semakin sering berdoa.
Aku tau aku hanya bisa memilikimu dalam imajinasiku saja. Aku hanya bisa memelukmu dalam doaku. Semoga doa-doa itu sampai kepadamu. Tak tau diri memang aku ini. Dia yang sudah jelas-jelas punya pacar tetap saja aku kagumi, bukan hanya kagum, tapi mulai menjadi sayang. Aku takut rasa itu terus berkembang tak henti-henti. Menerjang kesalahan yang kubuat sendiri. Kesalahan hati yang membuat seperti ini. Aku begitu saja membukakan hati yang rapuh ini untuk dia yang mengetuk pintu hatiku dengan tidak sengaja dan tidak bermaksud apa-apa.
Sebenarnya aku tidak mau seperti ini, mengagumi orang yang tidak akan pernah bisa membalas rasa kekagumanku. Seperti menunggu bus di stasiun, tidak akan pernah lewat sampai kapanpun. Menyadari hal itu, tetapi tidak lantas pergi. Aku tetap berdiri di stasiun itu mengharap ada bus yang lewat. Terlalu bodoh. Memang.
Tak apa, aku tidak harus memilikimu. Cukup melihatmu diam saja aku sudah bahagia. Bahagia lagi jika kamu tersenyum padaku atau menatapku sejenak. Rasanya ingin aku mengatakan sejujurnya padamu. Tapi tak mungkin. Teruslah tersenyum dan menatapku seperti itu, sampai aku bosan sendiri. Tapi aku tak tau kapan bosan itu akan datang. Semoga saja tak ada rasa bosan yang datang padaku. Aku ingin melihat senyummu dan tatapanmu hingga nanti.
Teruntuk, orang yang tak akan pernah mengerti perasaanku. Maafkan aku yang terlalu berlebihan mengagumimu. Maafkan aku jika aku mengganggumu. Selamat malam❤
-5-Nov-2015-

Comments

Popular posts from this blog

Welcoming Back Post

Wah, udah lama banget banget banget ya aku ga pernah post atau nulis-nulis ga jelas gitu di blog huhu. Terakhir 2016 waktu SMA deh itupun udah jaraaaaang banget.  Sekarang aku udah kuliah semester 6, setahun lagi insyaallah lulus. Aamiin! Sebenernya sekarang aku agak nyesel ga pernah nulis di blog selama 4 tahun terakhir. Aku tipe orang yang lebih suka mengeluarkan emosi lewat tulisan daripada lewat perkataan secara langsung.  Walaupun blog-ku ga ada yang ngunjungin, aku seneng aja nulis di blog karena kalo lagi bosen biasanya aku bakal baca-baca ulang tulisan-tulisan lamaku di blog. And it's really refreshing my mind. Kaya kembali ke masa pas aku nulis tulisan itu, emosinya aku bisa rasain lagi. Nah itulah sebabnya aku agak nyesel kenapa aku selama 4 tahun terakhir ga nulis apa-apa.  Dari dulu pertama kali aku bikin blog, aku nulis bener-bener kaya sering banget gitu loh waktu SMP, apapun aku ceritain lewat tulisan (sekarang tulisannya udah aku draft kalo menurutku agak ...

Apa Kabar?

Halo! Rasanya udah lama ya aku gak posting. Oke maaf, karena kemarin-kemarin sibuk ada urusan dan aslinya sih ada sedikit waktu buat nulis tapi gak ada niat, ya jadi males deh hehe. Aku bingung mau bahas apa di post ku kali ini. Hmmm.. apa ya? Oke aku bahas tentang apa-apa aja yang sering aku lakuin akhir-akhir ini aja deh. Akhir-akhir ini aku lagi demam drama korea nih. Iya, drama korea yang lagi booming itu loh, 'descendants of the sun'. Jadi ceritanya tentang kisahnya seorang tentara sama seorang dokter gitu. Kalo penasaran bisa nonton sendiri, cari aja di google, pasti banyak videonya. Sebenarnya aku gak terlalu demam korea gitu, tapi eh ini lagi booming banget. Awalnya pas lihat trailernya aku gak yakin apa dramanya bagus atau gak. Aku kira gak bakal bagus. Eh taunya pas aku lagi lihat instagram kaya ngepost tentang drakor-drakor gitu eh ada si 'dots' ini, dan aku play videonya, ternyata... bagus banget. Jadi aku mulai mengikuti nonton drakor satu ini. Gak mengec...

Berapa lama lagi?

Aku lelah. Jujur, lelah sekali. Semua yang aku miliki habis. Tenagaku, waktuku, pikiranku, dan uangku. Semua habis. Aku mulai bosan, rutinitasku bisa kubilang terlalu ketat dan melelahkan. Aku tidak tahu apakah hanya aku yang merasakan atau yang lain juga. Mungkin hanya aku. Entahlah. Terkadang keinginanku tidak sejalan dengan yang lain. Apalagi keinginanku memang aneh, dan tidak sinkron dengan yang lain. Setiap aku mengeluarkan pendapat, kadang tidak dihiraukan, ya mungkin memang tidak sejalan. Mungkin pikiranku terlalu dangkal dan 'terkesan' tidak memikirkan masa depan. Ya entahlah. Senyumku memang selalu merekah, tapi itu adalah salah satu trik untuk menutupi kekecewaan hatiku. Aku merasa 'sedikit' tidak dihiraukan oleh beberapa orang. Iya memang benar aku sedikit lemot (baru-baru ini). Tapi tolong mengertilah, bantu aku memahami, jangan malah membentakku atau berkata keras padaku. Aku benci cara seperti itu. Aku memang terlihat tegar dan periang, tapi apa kamu ta...